Kamis, 28 Mei 2009

PEMBENTUKAN UNSUR-UNSUR PENYUSUN TATA SURYA BERDASARKAN KAJIAN ASTRONOMI DAN ULUMUL QUR`AN

ABSTRAK

Al-Qur`an kitab suci ummat islam merupakan kitab yang diyakini memiliki mukjizat yang luar biasa. Urutan penceritaan pesan oleh Allah dalam Al-Qur`an mengandung hikmah yang sangat dalam. Allah mendahulukan penyebutan kata “” bintang dari perintah kepada kita untuk melihat dari apa kita diciptakan. Dan langsung dijawab Allah sendiri kita berasal dari air mani bapak ibu kita. Tetapi jika kita melihat lebih jauh kita juga dapat menjawab sel, DNA, darah, otot, tulang dan kulit kita terdiri dari unsur-insur seperti hydrogen, oksigen, sulfur, fosfor dan lainnya.

Unsur tersebur diyakini para astronom di buat didalam tubuh bintang di akhir hidupnya. Ketika hydrogen telah habis diubah menjadi helium,maka helium akan diubah pula menjadi karbon, begitu seterusnya dari karbon ke oksigen, sulfur, besi dan hampir semua unsur dapat diciptakan. Dan akhir dari perjalanan hidup bintang ketika terjadi ledakan supernova yang menghamburkan tubuhnya yang amat kaya dengan unsur-unsur tadi.

Jadi dapat disimpulkan bahwa urutan ayat tersebut menceritakan pembentukan unsur dalam tubuh bintang.

PENDAHULUAN

Agama Islam mendasarkan dirinya atas noktah-noktah kepercayaan yang dipegangi sebagai kebenaran mutlak yang turun dengan bahasa Arab dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW yang dinamakan kitab Al-Qur`an. Berita yang disampaikan kitab ini banyak yang menggunakan ungkapan-ungkapan simbolik, bahasa syair yang mendayu-dayu yang bahkan jika dilihat sekilas akan sangat jauh dari pengertian lugasnya. Makna yang dipesankan mesti dicari dengan mendalami pengertian lugasnya sehingga menuntun kepada pengertian yang diinginkan. Dan satu-satunya alat yang dapat digunakan adalah alat bahasa yaitu bahasa Arab. Banyak sekali ayat-ayat yang mengandung pengertian lebih dari satu atau multi-interpretable.1

Bahkan urutan letak ayat dan surat bahkan kata dalam satu ayat akan memberikan suatu pengertian. Hal inilah yang menyebabkan Al-Qur`an adalah satu-satunya kitab paling luwes yang dapat digunakan oleh siapa saja tanpa peduli latar belakang orang yang ingin menggunakannya. Antara seorang ahli fiqih, tauhid, tasawuf bahkan ahli astronomi, fisika, sejarah dapat menggunakan ayat yang sama. Hal inilah yang terlampau hebat dari kitab yang dijadikan mukjizat untuk nabi Muhammad. Kitab ini bukanlah kitab sejarah walau banyak bercerita tentang peradaban zaman dahulu, pun bukan kitab ilmiah meskipun tak sedikit menyinggung fenomena-fenomena alam yang mungkin bisa menjadi hipotesis atau informasi awal bagi teori-teori ilmiah bahkan dengan menggabungkan secara apologetic (walau banyak yang menentang) dapat lebih memahamkan kita akan teori tersebut.

Ilmu pengetahuan berkembang dengan trial and error-nya untuk menuju pemahaman yang lebih baik terhadap alam. Percobaan, pendapat dilakukan dan kesalahan dalam hal ini adalah sangat mungkin dan wajar. Ilmu astronomi sudah menarik perhatian umat manusia sejak manusia dapat melihat langit. Dari pemahaman bahwa langit adalah abadi oleh aristoteles sampai teori dentuman besar milik Edwin Hubble, dari geosentrisnya ptolomeus sampai heliosentris dari Copernicus. Semua itu adalah usaha manusia untuk memahami ada apa diatas sana. Umat islam sendiri tidak bisa dikatakan tak ikut berfikir tentang langit, ilmu falak adalah salah satu buktinya. Umat islam seharusnya menyandarkan paencariannya kepada Al-Qur`an dan dengan niat mempelajari ilmu Allah bukan untuk mencari keuntungan materi yang tak sedikit menyengsarakan umat manusia seperti bom atom dan senjata biolagi yang mematikan.

Al-Qur`an menyediakan jalan seluas-luasnya kepada kita untuk mencari hipotesis bagi pengamatan langit. Dan pada makalah ini dijelaskan kenapa Allah mendahulukan suatu ayat atas ayat lain dan apa hikmahnya.


KAJIAN TEORI

Qur`an terdiri atas surat-surat dan ayat-ayat, baik pendek maupun panjang. Ayat adalah sejumlah kalam Allah yang terdapat dalam sebuah surat dari Al-Qur`an sedang surat adalah sejumlah ayat yang mempunyai permulaan dan kesudahan. Tertib atau urutan ayat-ayat al-Qur`an ini adalah ketentuan dari Rasulullah. Kadang ayat yang datang dahulu ditaruh di awal dan ayat yang datang lebih terahir ditaruh didepan. Seperti surat al alaq yang turun pertama kali malah di taruh di jus tigapuluh. 2

Gaya penulisan Al-Qur`an adalah unik karena sama sekali tidak mengikuti aturan penulisan baku, tak ada bab dan sub bab, kadang-kadang ketika sedang menceritakan kisah orang dahulu tiba-tiba ditengahnya langsung berisi ayat hokum.3 Tidak sedikit pula satu peristiwa diulang beberapa kali dalam surat yang berbeda dan redaksi yang berbeda pula. Inilah rahasia dari Al-Qur`an ini. Begitupun dalam surat At-Thariq, ketika Allah sedang bercerita tentang bintang yang cahayanya menembus tiba-tiba disusul perintah agar kita memperhatikan dari apa kita diciptakan. Allah tak pernah berbuat sesuatu yang sia-sia, oleh karena itu pasti ada hikmah yang ada di balik tertib ayat yang seperti itu.

Bintang ()yang sudah masuk deret utama Diagram Hertzprung-Russel akan mengalami masa paling stabil. Pada tahap ini bintang seperti Matahari dapat bertahan miliaran tahun sampai ia meninggalkan deret utama. Hal ini terjadi karena terjadinya keseimbangan antara gaya gravitasi yang cenderung meruntuhkan bintang dengan radiasi dari pusat bintang yang melawan gaya gravitasi ini.4 Radiasi ini datang dari proses yang disebut fusi termonuklir yang berlangsung di pusat bintang. Reaksi pada tahap ini adalah perubahan hydrogen menjadi helium. Jika proses ini berlangsung terus lama-lama hydrogen di pusatnya akan habis. Kita akan tinjau pada bintang bermasa tinggi maupun bintang bermasa rendah.5

Pada saat hydrogen di pusat habis, pembakaran hydrogen akan berlangsung di kulit kulit bintang dan dipusatnya hanya terdapat helium. Helium yang terdapat di pusat bintang ini tidak mengalami reaksi termonuklir karena reaksi termonuklir yang melibatkan helium memerlukan lingkungan dengan temperature yang lebih tinggi dari yang dimiliki pusat bintang saat ini. Akibatnya tidak ada radiasi yang melawan gaya gravitasi, dan inti bintang mengkerut akibat gaya ini.

Saat terjadi pengerutan dan pemanasan di pusat bintang maka kulit bintang yang berisi hydrogen ikut terpanaskan dan membuat reaksi proton-proton berjalan semakin cepat. Energy yang dibangkitkan oleh reaksi yang dipercepat ini sebagian dipancarkan keluar dan melawan gaya gravitasi yang lebih kecil dari reaksi dipusat menyebabkan pengembangan selubung bintang. Pengembangan selubung bintang akan menjadikan suhu pemukaan turun dan warnanya akan semakin merah. Karena pengembangan ini bintang kemudian bergeser ke bagian kanan Diagram Hertzprung-Russel (bagian dengan temperature yang lebih rendah dan kecerlangan yang lebih tinggi). Bintang ini disebut bintang raksasa merah karena ukurannya yang besar dan warnanya merah.6

Ketika suhu bintang semakin meningkat memungkinkan helium untuk dapat melakukan reaksi termonuklir. Proses ini sangat cepat dan eksplosif sehingga diberi nama proses helium flash. Reaksi ini adalah reaksi tripel alfa yaitu helium dengan tiga intinya (partikel-partikel alfa)akan diubah menjadi elemen-elemen yang lebih berat, yaitu karbon,oksigen, dan nitrogen. Reaksi ini menjadikan inti mengembang karena sudah ada radiasi yang melawan gaya gravitasi. Tetapi radiasi yang dihasilkan tidak mampu menahan jari-jari dari raksasa merah dan mengakibatkannya mengkerut. Hal ini mengakibatkan bintang ini bergerak kearah kiri bawah dari posisinya saat menjadi raksasa merah. Pada tahap ini ada dua reaksi termonuklir yang berlangsung bersamaan, yaitu hydrogen menjadi helium di kulit dan helium menjadi karbon di pusatnya.

Setelah inti karbon di pusat terbentuk, inti bintang kembali tidak melakukan reaksi dan kembali mengkerut. Inti kembali semakin panas sehingga selubung bintang yang kelimpahan unsurnya didominasi helium mengembang. Akibatnya seperti pada saat helium yang terdapat di pusat, bintang bergerak kekanan lagi pada Diagram Hertzprung-Russel tetapi dengan kecerlangan lebih tinggi ; menjadi bintang maharaksa merah. Masa bintang sekarang dapat melebihi suatu batas massa yang disebut batas Chandrasekhar yaitu 1,14 kali masa Matahari. Akibatnya inti karbon memadat dan panas yang dibangkitkan membuat inti memiliki suhu sekitar 300juta derajat celcius. Pada saat ini reaksi termonuklir dimulai lagi, yaitu pembentukan oksigen dari karbon dengan disertai pengerutan inti. Panas akibat pengerutan akan memanaskan selubung sehingga di selubung terjadi pembakaran helium menjadi karbon.

Pemanasan ini berlangsung terus sehingga di inti berlangsung pembentukan unsur-unsur yang lebih berat, yaitu oksigen menjadi neon dan silicon. Akhirnya, dari silicon ini terbentuklah inti besi. Tahap ini bintang menjadi mirip bawang merah Karena bintang menjadi berlapis-lapis dengan setiap lapisan memiliki kandungan unsur dan reaksi termonuklir yang berbeda-beda. Pada inti bintang, berlangsung pembentukan silicon mmenjadi besi kemudian diselubungi oksigen menjadi silicon. Lapisan selanjutnya secara berturut-turut yaitu lapisan neon, karbon, helium dan hydrogen. Jika sebuah bintang sudah memiliki struktur sepeti ini maka bintang siap untuk mengakhiri hidupnya dengan cara meledak sangat dahsyat menjadi supernova.

Jika besi di pusat bintang telah terbentuk, reaksi yang melibatkan besi bukanlah reaksi termonuklir yang memancarkan energy, tetapi reaksi pembelahan atau penggabungan inti besi menjadi unsur-unsur lain yang lebih berat atau lebih ringan dengan menyerap energy. Hal ini menyebabkan inti bintang mendingin. Pendinginan ini menjadikan tidak adanya radiasi yang dapat menahan gravitasi dari lapisan-lapisan yang menyelubungi inti, dan ini menyebabkan bintang mulai runtuh dan peristiwa ini berlangsung sangat singkat hanya beberapa detik saja.

Pada saat runtuh bintang akan menjadi materi super mampat; kerapatannya dapat memampatkannya sampai 10.000 kali. Electron dari atom-atom yang termampatkan ini berhenti pada suatu batas tertentu saja dan tidak dapat lebih dimampatkan lagi. Dalam teori kuantum, dua buah partikel tidak boleh berada dalam dua keadaan yang sifat-sifatnya tepat sama (prinsip larangan pauli). Electron yang berada dalam keadaan termampatkan maksimum dinamakan electron terdegenerasi. Hal ini menjadikan bintang akan stabil meskipun tidak ada radiasi yang dapat menahan gravitasi bintang ini diberi nama bintang katai putih.7


Hydrogen helium

Helium karbon

Karbon oksigen

Oksigen neon

Neon magnesium

Magnesium silicon

Silicon inti besi



Pada saat runtuh bintang akan menjadi materi super mampat; kerapatannya dapat memampatkannya sampai 10.000 kali. Electron dari atom-atom yang termampatkan ini berhenti pada suatu batas tertentu saja dan tidak dapat lebih dimampatkan lagi. Dalam teori kuantum, dua buah partikel tidak boleh berada dalam dua keadaan yang sifat-sifatnya tepat sama (prinsip larangan pauli). Electron yang berada dalam keadaan termampatkan maksimum dinamakan electron terdegenerasi. Hal ini menjadikan bintang akan stabil meskipun tidak ada radiasi yang dapat menahan gravitasi bintang ini diberi nama bintang katai putih.8

Untuk bintang yang melebihi batas Chandrasekhar tekanan degenerasi electron tidak sanggup menahan gravitasi sehingga electron dan proton dalam atom bertemu dan saling menetralkan dengan meninggalkan netron. Netron disini adalah netron yang terdegenerasi, dan tekanan netron yang terdegenerasi ini mencegah pengerutan lebih lanjut. Setelah inti netron terbentuk dengan kerapatan amat tinggi (270 triliun gram/cm3) runtuhnya materi keinti bintang ditahan oleh inti ini sehingga tibullah suatu gelombang kejut yang memantul kearah permukaan bintang. Proses pemantulan ini, yang berlangsung sangat cepat, membuat bintang meledak hancur dan meninggalkan inti tadi yang kemudian diberi nama bintang netron( supernova). Jika Matahari menjadi bintang netron, ukurannya hanya sekitar 20 km saja tetapi dengan kerapatan yang amat tinggi.

Supernova adalah ledakan dahsyat sebuah bintang yang menghancurkan bintang tersebut karena sebagian besar masanya terlempar keluar dan menyisakan sisa yang sangat mampat. Yang dimaksud adalah supernova yang tejadi karena runtuhnya inti bintang itu sendiri bukan disebabkan adanya tumbukan dengan bintang lain. Ledakan ini sangat penting dalam memperkaya ruang antar bintang dengan unsur-unsur berat (yang lebih berat dari hydrogen dan helium) yang hanya bisa dibuat di inti bintang. Jika sebuah bintang terbentuk dari gas antarbintang yang mengandung unsu-unsur berat ini, bintang lebih kaya dengan unsur-unsur ini disbanding bintang-bintang yang tidak terbentuk dari sisa ledakan supernova.

Proses pembentukan unsur-unsur berat yang terjadi di dalam bintang sebelum ledakan supernova berlangsung dinamakan nukleosintesis supernova. Proses ini terjadi ketika pembakaran oksigen menjadi silicon; pada tahap ini terbentuklah unsur silicon,sulfur, klor, argon, kalium, kalsium, scandium, titanium, vanadium, kromium, mangan, besi, kobalt, dan nikel. Unsur yang lebih berat dari nikel terbentuk melalui proses penangkapan netron yang dikenal dengan nama proses-r. Proses-r (r=rapid atau cepat) ini berlangsung pada lingkungan yang memiliki kerapatan netron dan temperature yang tinggi. Pada keadaan ini, suatu unsyr berat mendapatkan bombardemen netron yang berlangsung cukup dahsyat dan mengalami peluruhan beta sehingga menjadi unsur dengan nomor atom yang lebih tinggi tetapi atomnya sama.

Unsur-unsur berat sisa ledakan supernova memiliki peranan penting juga dalam proses pembentukan tata surya dan evolusi anggota-anggotanya, termasuk kita. Hal ini memberikan suatu perkiraan yang cukup kuat bahwa pembentukan tata surya kita melalui gelombang kejut dari sebuah ledakan supernova. Jadi keluarga tata surya kita yang terdiri dari Matahari, Planet, Satelit, komet dan benda-benda lain terbentuk dari proses kematian bintang sebelum matahari.

Unsur-unsur tersebut memungkinkan Bumi ini terbentuk dengan dengan hampir memiliki semua unsur yang tercipta. Dan hal ini juga yang sangat memungkinkan berbagai macam makhluk termasuk kita, manusia, tercipta dengan sempurna karena melihat tubuh kita terdiri dari bermacam-macam unsur yang luar biasa kompleknya. Terlepas dari perdebatan antara pro dan kontra teori Evolusi Darwin kita dapat mengambil sebuah natijah atau kesimpulan bahwa unsur-unsur tubuh kita diciptakan diawali dari bintang. Mungkin inilah sebabnya kenapa Allah mendahulukan ayat

                 

1. Demi langit dan yang datang pada malam hari,

2. Tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?

3. (yaitu) bintang yang cahayanya menembus,

4. Tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.9


Daripada ayat selanjutnya yaitu

    

5. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?10

Dan tahap pembentukan  (manusia) dijelaskan dengan dua ayat selanjutnya yang akan dipahami oleh ilmu embriologi yaitu

          

6. Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,

7. Yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.11

KESIMPULAN

Unsur-unsur berat diciptakan dari reaksi termonuklir dalam bintang dimulai dari pembentukan helium dari hydrogen dan seterusnya sampai tercipta inti besi. Dan bintang akan meledak yang disebut supernova menghamburkan semua unsur penyusunnya. Dari unsur-unsur tersebut terciptalah planet dan semua benda langit termasuk tubuh kita. Jadi hikmah dari pengurutan ayat surat at-thariq dari ayat 1 sampai 5 adalah dapat menjadi petunujuk ilmiah dari penciptaan unsur-unsur berat ini.

UCAPAN TERIMA KASIH

Terima kasih kami ucapkan kepada ibu Winarti, M.Pd sebagai dosen IPBA dan teman-teman PME divisi astronomi.

DAFTAR PUSTAKA

Admiranto Gunawan,2009,Menjelajahi Bintang, Galaksi dan Alam Semesta, Yogyakarta: Penerbit Kanisius

Muhammad Muhyidin,2006,Asal Usul Manusia, Yogyakarta:IRCiSoD

Agus Puwanto,2007,Ayat-Ayat Semesta,Yogyakarta:Mizan

Syadali Ahmad,2000,Ulumul Qur`an untuk Fakultas Tarbiyah, Bandung: Pustaka Setia

Shobuni Ali,2003, At Tibyan Fi Ulumil Qur`an, Jakarta:Darul Kutub Islamiyah
http://id.wikipedia.org/wiki/Katai_Putih

http://id.wikipedia.org/wiki/Bintang

http://id.wikipedia.org/wiki/ Diagram_Hertzsprung-Russell

AL QUR`AN DAN SAINS ANTARA KESERASIAN, PERTENTANGAN DAN MUKJIZAT

A.Al-Qur`an dan Tafsir
Al-Qur`an adalah kalam Allah yang mu`jiz, diturunkan kepada nabi dan rosul terakhir dengan perantara malaikat Jibril al-amin yang tertulis dalam mushaf, berbahasa arab,yang dinukilkan kepada kita secara mutawatir, membacanya merupakan ibadah yang dimulai dari surat al-fatihah dan di akhiri surat an-nash.1
Adapun Tafsir berasal dari bahasa Arab fassara, yufassiru, tafsiran yang berarti penjelasan, pemahamann dan perincian.2Al-Qur`an yang menggunakan bahasa Arab masa lalu ini memiliki ungkapan-uangkapan yang banyak sekali bersifat simbolik, menggunakan lambang-lambang yang tidak menunjuk kepada pengertian lugasnya. Makna yang dikandung harus dipahami dengan menyebrangi batas kebahasaannya. Oleh karena itu banyak sekali pernyataan-pernyataan dalam Al-Qur`an yang mengandung lebih dari satu arti atau multi-interpretable. Dan kitab inipun bukan sebuah buku ilmiah atau buku sejarah, walau tak jarang menyinggung fenomena-fenomena alam yang mungkin bisa menjadi hipotesis atau informasi awal bagi pencarian teori ilmiah tentang objk-objek yang disebutnya atau fakta-fata sejarah.
B.Ilmu Pengeatahuan(Sains)
Di Indoneseia science sering disama artikan dengan ilmu pengetahuan. Ada yang setuju ada yang tidak sehingga mereka mengartikan science tetap dengan kata sains yaitu kata yang sudah di bahasa Indonesiakan meskipun pengucapannya tetap sama. Terlepas dari itu semua, penulis mencoba menggabungkan atau menganggap sama kedua hal tersebut tanpa ada maksud-maksud lain.
Dalam hal ini sains kita sama artikan dengan ilmu pengetahuan. Dan ini mempunyai dua tinjauan yaitu yang pertama adalah tinjauan definisi dari ilmu itu sendiri dan yang kedua tinjauan dari definisi pengetahuan.
llmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Contoh: Ilmu Alam hanya bisa menjadi pasti setelah lapangannya dibatasi kedalam hal yang bahani (materiil saja) atau ilmu psikologi hanya bisa meramalkan perilaku manusia jika membatasi lingkup pandangannya ke dalam segi umum dari perilaku manusia yang kongkrit. Berkenaan dengan contoh ini, ilmu-ilmu alam menjawab pertanyaan tentang berapa jauhnya matahari dari bumi, atau ilmu psikologi menjawab apakah seorang pemudi sesuai untuk menjadi perawat.
Kata ilmu sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Arab "ilm" yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam kaitan penyerapan katanya, ilmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu pengetahuan, dan ilmu sosial dapat berarti mengetahui masalah-masalah sosial, dan lain sebagainya.
Ada persyaratan ilmiah sesuatu dapat disebut sebagai ilmu. Sifat ilmiah sebagai persyaratan ilmu banyak terpengaruh paradigma ilmu-ilmu alam yang telah ada lebih dahulu.
1.Obyektif. Ilmu harus memiliki obyek kajian yang terdiri dari satu golongan masalah yang sama sifat hakikatnya, tampak dari luar maupun bentuknya dari dalam. Obyeknya dapat bersifat ada, atau mungkin ada karena masih harus diuji keberadaannya. Dalam mengkaji obyek, yang dicari adalah kebenaran, yakni persesuaian antara tahu dengan obyek, dan karenanya disebut kebenaran obyektif; bukan subyektif berdasarkan subyek peneliti atau subyek penunjang penelitian.
2.Metodis adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam mencari kebenaran. Konsekuensi dari upaya ini adalah harus terdapat cara tertentu untuk menjamin kepastian kebenaran. Metodis berasal dari kata Yunani “Metodos” yang berarti: cara, jalan. Secara umum metodis berarti metode tertentu yang digunakan dan umumnya merujuk pada metode ilmiah.
3.Sistematis. Dalam perjalanannya mencoba mengetahui dan menjelaskan suatu obyek, ilmu harus terurai dan terumuskan dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh, menyeluruh, terpadu , mampu menjelaskan rangkaian sebab akibat menyangkut obyeknya. Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dalam rangkaian sebab akibat merupakan syarat ilmu yang ketiga.
4.Universal. Kebenaran yang hendak dicapai adalah kebenaran universal yang bersifat umum (tidak bersifat tertentu). Contoh: semua segitiga bersudut 180ยบ. Karenanya universal merupakan syarat ilmu yang keempat. Belakangan ilmu-ilmu sosial menyadari kadar ke-umum-an (universal) yang dikandungnya berbeda dnegan ilmu-ilmu alam mengingat obyeknya adalah tindakan manusia. Karena itu untuk mencapai tingkat universalitas dalam ilmu-ilmu sosial, harus tersedia konteks dan tertentu pula. 3
Pengetahuan berarti adalah segala sesuatu yang menjadi obyek untuk dikaji lebih dalam. Pengetahuan sebagai obyek didasarkan dari bentuk katanya sendiri menurut tata bahasa Indonesia yaitu kata yang mendapat imbuhan pe-an berarti dia merupakan kata benda atau obyek, dalam artian dia menjadi penderita atau yang dikaji. Segala hal yang ada di alam semesta ini baik yang terkecil sampai yang terbesar semua bisa disebut pengetahuan. Sehingga pengetahuan mencakup semuanya yang ada di alam semesta ini.
Bangunan sains sendiri terdiri atas tiga pilar utama, yaitu ontology, aksiologi dan epistemology.












BAB III
METODE PENELITIAN

A.Jenis Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian pustaka, yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh penjelasan mengenai hubungan antara qur`an dan sains.
B.Metode Pengumpulan Data
Adapun metode pengumpulan data yag digunakan peneliti adalah, studi pustaka (library research), yaitu dengan melakukan kajian terhadap berbagai literatur atau pustaka yang sesuai dengan penelitian ini dan interview yaitu peneliti mewawancarai para informan yang terkait
C.Metode Analisis Data
Adapun metode analisis data yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini adalah metode analisis, yaitu dengan melakukan analisa (penafsiran) terhadap data yang diperoleh.







BAB V
ANALISIS HASIL PENELITIAN
A.Ayat-ayat Kauniyah dan Umat Islam
Ada sekian kebenaran ilmiah yang dipoaparkan oleh Al-Quw`an, tetapi tujuan pemaparan ayat-ayat tersebut adalah untuk menunjukan kebesaran Tuhan dan k e-Esa-an-Nya, serta mendorong manusia seluruhnya untuk mengadakan observasi dan penelitian demi lebih menguatkan iman dan kepercayaan kepada-Nya.4 Syaikh Tantawi dalam tafsirnya Al-Jawahir menulis ada 750 ayat kauniyah sedangkan yang telah dirangkum oleh Dr. agus purwanto, M.Sc dalam bukunya Ayat-Ayat Semesta terdapat 800 ayat.
Keprihatinan Syaikh Tantawi telah dilontarkan lebh dari setengah abad yang lalu. Tapi, agaknya umat islam lebih nyaman dengan kondisi yang sekarang ini. Tak perlu bersusah payah untuk bersekolah, bereksperimen, berkutat dengan rumus-rumus selama bertahun-tahun dan tak perlu menghabiskan dana miliaran rupiah untuk membangun laboratorium seperti CERN atau menerbangkan teleskp Hubble. Kita umat islam sudah berbangga diri dengan menerima laporan hasil jadi perdebatan ilmuwan barat kenudian kita dengan terburu-buru membuka Al-Quran untuk mencari mana ayat yang cocok dengan teori tersebut. Dan setelah itu kita terkagum kagum pada kebesaran Allah, dimulut kita ucapkan subhanallah dan iman kita meningkat berlipat ganda. Cukup hanya itu sajadan kita menunggu teori baru lagi sasmbil berdebat tentang pendapat siapa yang palig cocok dengan kondisi sekarang.
Tidak ada upaya dari kita untuk menghitung sendiri, bereksperimen dan mencoba apa yang telah Allah hamparkan di alam semesta ini. Kekuatan kita dihabiskan untuk bekutat pada ayat-ayat hukum. Kondisi kita yang kebanyakan bukan seorang sufi tetapi bersikap kesufi-sufian mengakibatkan kelalaian dan pengabaian kita terhadap sains dan Al-Qur`an itu sendiri. Dr. Agus Purwanto, M.Sc seorang ahli fisika teoritik Indonesia menulis dalam bukunya Ayat-Ayat Semesta:
Meski ayat hukum hanya berjumah seperlima dari ayat-ayat kauniyah tetapi teah menyedot hamper semua energy ulama dan umat islam. Sebaliknya, ayat-ayat kauiyah meskipun nerjumlah sangat banyak tetapi terabaikan. Sains sebagai perwujudan normative dari ayat-ayat kauniyah seolah tidak terkait dan tidak mengantarorang islam ke surge atau neraka sehingga tidak pernah dibahas baik diwilayah keilmuan maupun pengajian-pengajian.5
B.Pandangan Umat Islam Terhadap Qur`an dan Sains
Pandangan kita terhadap sains dan AL-Qur`an secara umum bisa dikelompokan menjadi empat kelompok.
1.Kelompok pertama menerima Al-Qur`an secara penuh dan hanya menerima teori-teori sains yang cocok terhadap Al-Qur`an. Mereka secara terang teragan menolak teori-teori sains yang berbeda dengan Al-Qur`an yang dianggap sebagai hasil karya manusia yang tentunya sangat diragukan kebenarannyadari pada al-Qur`an yang merupakan kalam ilahi yang sudah pasti benar. Pandangan ini dapat diwakili oleh Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf penulis buku Matahari Mengelilingi Bumi. Hal ini dapat dipahami karena pendapat ini lebih berpegang kepada makna lahiriah teks-teks agama (al-Qur`an dan Hadits) dan warisan ajaran yag ada sejak lama dan karenanya ditaqdiskan.
Mereka menolak ketika ditemukan bahwa bumi mengelilingi matahari(heliosentris), sedang dalam Al-Qur`an disebutkan bahwa matahari berjalan sesuai garis edarnya yang mereka pahami mengelilingi bumi(geosentris). Demikian juga ketika teori evolusi dianggap menyelisihi pandangan Al-Qur`an yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera. Kalangan agamawan pada kelompk ini menjawab petanyaan-pertanyaan ilmiah yang ditanyakan sains berdasarkan pada teks-teks agama. Sedang kalangan Sains berdasarkan penyeidikan dan peneitian. Mereka mengklaim bahwa teks-teks agama bersifat mutlak kebenarannya, sehingga semua informasi yang diberikannya pastilah benar adanya. Kebanyakan kalangan ini akan memandang remeh dan sepele terhadap para ilmuwan, mereka memendang ilmuwan terlalu berkutat pada sesuatu yang sebenarnya telah mereka ketahui sejak lama. Dr. Abdul Shabur Sahin dalam
Sebenarnya semua ini bukan masalah besar bagi kita, selama kita masih mampu menjaga dan memegang kesucian teks Al-Qur`an yang telah Allah turunkan. Atau, tidak menyalahi apa yang dibebankan oleh agama. Hal tersebut juga tidak akan mempengaruhi kehidupan kita, selama kita masih menghormati logika nalar yang benar, mempunyai kesadaran dalam mempergunakan ilmu bahasa, dan mengajak masyarakat islam untuk mmpercayai semua rahasia Tuhan yang ada dibalik keajaiban Al-Qur`an.6
Kalangan ini sesungguhnya belum mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan mengenai alam semesta dan hukum-hukumnya. Kecuali hanya memberikan gambaran mistis tentang proses penciptaan Tuhan terhadap alam, dalam hitungan hari menurut Tuhan, dan dalam citra makhluk yang telah ditentukan Tuhan. Mengenai umur bumi dan momentum awal kehidupan di bumi, tampak sekali kalangan agama angkat topi. Lalu mereka akan memanfaatkanpenemuan-penemuan kalangan ilmuwan sambil mengatakn bahwa antara agama dan ilmupengetahuan tidak saling bertentangan!7
2.Kelmpok kedua adalah kaum muslim yang menerima penuh teori-teori sains dan menolak doktrin-doktrin agama (Al-Qu`an dan Hadits). Mereka mengatakan bahwa Al-Qur`an hanya berisi ajaran-ajaran agama saja yaitu moral dan ibadah. Jika ada kesamaan-kesamaan antara Al-Qur`an dan teori-teori sains hal itu wajar karena Al-Qur`an yang membuat Tuhan, tetapi jika ada yang bertentangan maka mereka lebih mempercayai teori-teori tersebut daripada yang diinformasikan Al-Qur`an. Mereka umumnya enggan untuk membahas persoalan ini.
3.Kelompok ketiga adalah kaum musim yang menguatkan pendapat yang menyatukan antara sains dan Al-Qur`an. Pendapat inilah yang paling masyhur dalam masyarakat muslim. Pandangan ini mulai mengalami perkembangan ketika diterbitkannya buku The Bible, Qur`an and Science karya Maurice Bucaillis sehingga karya dalam hal ini dapat dikatakan literature bucaillis. Mereka berusaha mengintegrasiakn pandangan agama dan sains. Karya mereka sangat bersifat apologetik. Walau dengan beragan cara pandang tapi tujuan mereka sama yaitu untuk membuktikan bahwa Al-Qur`an adalah wahyu Tuhan. Harun Yahya adalah penulis yang bercorak sama dengan pendapat ini9 banyak menguti dalam bukunya akan kebenaran AL-Qur`an lewat pembuktian sains modern.
Informasi mengenai perkembangan bayi dalam rahim ibu, baru didapatkan setelah serangkaian pngamatan dengan peralatan modern. Namun sebagaimana fakta ilmiah lainnya, informasi-informasi ini disampaikan dalam ayat-ayat Al-Qur`an dengan cara yang luar biasa. Fakta bahwa informasi yabg sedemikian terperinci dan akurat diberiakan dalam Al-Qur`an pada saat bidang ke4dokteran masih prtimitif, merupakan bukti nyata bahwa Al-Qur`an bukanlah ucapan manusia melainkan firman Allah.8
4.Meskipun para pendapat ini mendasarkan prinsipnya pada kieikhlasan untuk membuktikan bahwa ayat-ayat Al-Qur`an adalah benar-benar wahyu Tuhan, tetapi tidak berarti semua orang islam sependapat dengan mereka. Dan pendapat Inilah pendapat yang keempat yaitu tujuan dari Ayat-ayat kauniyah bukan untuk mencari kebenaran. Tetapi kepada implikasi atau kemajuan sains itu sendiri.
Membahas hubungan antara Al-Qur`an dan ilmu pengetahuan bukan denagn melihat, misalnya, adakah teori nrelativitas atau bahasan tentang angkasa luar, ilmu komputer tercantum dalam Al-Qur`an; tetapi yang lebih utama adalah meliohat adakah jiwa ayat-ayatnya yang menghalangi kemajuan ilmu pengetahuan atau sebaliknya, serta adakah satu ayat Al-Qur`an yang bertentangan dengan hasil penemuan ilmiah yang telah mapan? Dengan kata lain, meletakannya pada sisi " social psychology"(psikologi sosial) bukan pada sisi " history of scientific progress"(sejarah pearkembangan ilmu pengetahuan). Anggaplah setiap ayat dari 6226 ayat yang tercantum dalam Al-Qur`an (menurut perhitungan ulama kufah) mengandung teori ilmiah, kemudian apa hasilnya? Apakah keuntungan yang diperoleh dengan mengetahui teori-teori tersebut bila masyarakat tidak dibeari "hidayah" atau petunjuk guna kemajuan ilmu pengetahuan atau menyingkirkan hal-hal yang dapat menghambatnya?9
Sesuatu baru bisa disebut ilmiah apabila ia bersifat rasional, positif, dan empiris –inilah hukum ilmiah yang kita pahami. Demikianlah syarat sesuatu bis dimasukkan kedalam terminologi ilmiah . syaratyang lain adalahsesuatu tersebut bisa diuji dan diteliti kedalam laboratorium sedemikian rupa, sehiungga kesimpulan yang nantinya menjadi teori bisa diambil. Misal, pandangan ilmiah tentang semesta dan jagad raya, tentu saja berbeda dengan pandangan agama tentang hal yang sama. Oleh karena itu, jika teks-teks islam diilmiah-ilmiahkan, tentu hal ini menunjukan satu tingkat kelucuan dan kenaifan btersendiri yang tidak bisa diterima dari sudut pandang ilmiah itu sendiri. Ketika seseorang mengatakan "isyarat-isyarat ilmiah dalam Al-Qur`an",misalnya,maka istilah yang demikian ini tidak bisa diterima.10
Kebenaran Al-Qur`an yang mutlak benar dan kebrnaran sains yang berdasarkan tral andKebenaran Al-Qur`an yang mutlak benar dan kebrnaran sains yang berdasarkan trial and eror itulah yang sebenarnya sulit untuk disatukan. Dan bukan hanya itu saja alasan mengapa kelompok ini tidak sepaham dengan kelompok ketiga. Akan tetapi pandangan kelompok ketiga dikhawatirkan mengandung beberapa pandangan yang membahayakan Al-Qur`an dan kaum muslim sendiri antara lain:
a.Seperti kita ketahui bahwa sejak abad 19 hingga kini umat islam mengalami kemunduran yang parah, dan hal ini mengakibatkan umat islam mengalami perasaaan rendah diri atau inferiority complex. Jika ada penemuan baru, para ilmuwan islam mengatakan bahwa Al-Qur`an sudah sejak lama sekali yaitu satu setengah milenium tahun yang lalu telah menyatakan hal ini, Al-Qur`an lebih dulu daripada sains. Sebenarnya itu adalah akibat dari inferiority complex tadi. Dan para penemu rumus tersebut akan tertawa merendahkan dan berkata kepada umat islam, keanapa tidak tuan temuakan sejak dulu?
b.Dalam litertur apologetik terdapat kesulitan dalam hal bahasa. Suatu kata akan diartikan sangat jauh dari makna sebenarnyaagar sesuai dengan sains. Padahal Al-Qur`an adalah kitab yang sangat intens dengan bahasa terutama bahasa arab lama. Misal, kata kata “dzarrah” yang artinya benda yang sangat kecil diterjemahkan dengan kata atom. Padahal sains sendiri belum berani mengatakan atom adalah benda yang terkecil karena masih berkemungkinan ditemukan partikel yang lebih kecil.



C.Sains Islam
Walau pandangan umat islam mengenai ayat kauniyah Al-Qur`an dengan sains tapi pandangan kelompok kelima adalah yang paling aman yaitu dengan tidak menjadikan pencarian kebenaran sebagai tujuannya (aksiologi) tetapi lebih dititik beratkan pada aplikasi sains yang dijiwai semangat Qur`aniyah sehingga bias mencetak llmuwan yang membawa kepada kesejahteraan manusia. Bangunan sains islam sangat berbeda dengan sains barat. Sains barat ontologinya berdasarkan paham materialism, aksiologinya yaitu sains untuk sains da epistemologiya yaitu dengan metode ilmiah, empirisme dan tidak mempercayai adanya informasi wahyu.


Sedang sains islam bangunan keilmuan terdiri atas ayat-ayat Al Qur’an sebagai berikut:

Epstemologi dari sains islam dan sains barat hamper sama, kecuali sains islam menjadikan wahyu sebasai salah satu sumber informasi yang didukung oleh doa sehingga menghasilkan kesucian. Jadi dapat dibedakan sebagai berikut:

Galaksi

Galaksi adalah kumpulan berjuta-juta bintang, gas dan debu yang sangat luas yang terikat bersama gravitasi. Di alam semesta ini diperkirakan ada satu bilyun galaksi, yang masing-masing beranggotakan jutaan bintang. Kita dapaat mengamati galaksi dengan menggunakan teleskop besar.
Galaksi tempat bumi kita berada, berikut matahari dan 8 planet lainnya (merkurius, venus, mars, jupiter, saturnur, uranus, neptunus dan pluto) adalah Galaksi Bima Sakti (Milky Way).
Hasil pengamatan mengung kapkan bahwa matahari kita hanyalah salah satu dari beribu matahari lainnya yang beredar mengikuti pusat bintang-bintang tersebut.
Gugus bintang galaksi Bima Sakti ini telah dapat diamati semejak peradaban kuno, khususnya dimalam hari pada musim kemarau. Galaksi Bima Sakti ini akan terlihat seperti jalur putih yang membentang dari utara ke selatan, jalur tersebut seolah membelah langit malam menjadi dua bagian disisi timur dan barat.
Galaksi kita ini berotasi (berputar) dengan arah berlawanan jarum jam. Galaksi Bima Sakti memiliki  100 ribu juta bintang. Selain itu terdapat pula gumpalan-gumpalan gas dalam ukuran kecil yang jumlahnya sangat banyak. Dari pengamatan yang teratur, diketahui bahwa jumlah bintang di pusat galaksi lebih banyak daripada ditepinya. Matahari merupakan bintang yang terletak di tepi galaksi. Matahari bergerak mengelilingi pusat galaksi Bima Sakti dengan kecepatan 220 km/detik. Untuk mengitari pusat galaksi matahari memerlukan waktu selama 2,4 x 108 tahun (=240 juta tahun).
Pemahaman astronom mengenai bentuk galaksi Bima Sakti, tidak terlepas dari perkembangan pengetahuan dimulai dari:
a. Thomas Wright (1750):
Matahari bersama bintang-bintang lainnya membentuk satu kelompok seperti pulau perbintangan di tengah-tengah jagad raya.
b. William Herschel (1784) :
Kelompok bintang-bintang dalam galaksi Bima Sakti membentuk piringan pipih seperti cakram.
c. Kapteyn (1910) :
Wujud galaksi Bima Sakti adalah pipih.
d. Hasil studi cacah bintang dari Harold Shapley (1917):
Galaksi Bima Sakti berbentuk cakram dengan garis tengah 100.000 tahun cahaya, dan matahari berada di daerah tepi sekitar 30.000 tahun cahaya dari pusat galaksi.
Galaksi lainnya adalah : galaksi Andromeda (galaksi tetangga terdekat dengan galaksi kita yang berjarak 870.000 tahun cahaya =  1.1013km).
Berdasarkan bentuknya, galaksi dapat dikategorikan kedalam 3 bentuk :
a. Galaksi yang berbentuk spiral
Sebagian galaksi berbentuk spiral, seperti Bima Sakti, Galaksi Andromeda, dan galaksi Canes Venatici spiral. Galaksi yang berbentuk spiral berjumlah 80% dari galaksi yang ada. Galaksi ini memiliki struktur paling teratur terhadap pusat.
b. Galaksi yang berbentuk elips
Galaksi yang berupa gumpalan pekat disebut Galaksi Eliptik. Galaksi yang berbentuk elips ber- jumlah 17% dari seluruh galaksi yang ada. Bentuk galaksi ini lebih sederhana dibanding galaksi spiral, kerapatan bintang lebih tinggi di pusat dibanding di tepinya.
c. Galaksi yang tidak beraturan
Galaksi ini berjumlah 3% dari seluruh galaksi yang ada.

Tata Surya
Ada beragam teori mengenai asal-usul tata surya kita yang dikemukakan oleh para ahli, tetapi belum ada satupun yang dapat diterima oleh semua pihak. Teori-teori tersebut diantaranya: hipotesis nebula, hipotesis planettesima, teori tidal atau pasang surut, teori bintang kembar, teori creatio continua, dan teori Kuiper.
1) Hipotesis Nebula
Hipotesis mengenai asal ussul tata surya ini dikemukakan oleh Laplace (1976) yang meyakini bahwa sistem tata surya terbentuk dari kondensasi awan panas atau kabut gas yang sangat panas. Pada proses kondensasi tersebut sebagian terpisah dan merupakan cincin yang mengelilingi pusat yang selanjutnya menjadi matahari.
Dengan cara yang sama bagian-bagian yang mengelilingi pusat tersebut (cikal bakal matahari) setelah mendingin akan mejadi planet-planet seperti bumi yang mengelilinginya.
Namun hipotesis ini digagalkan oleh adanya bukti dengan ditemukannya dua buah bulan pada jupiter dan sebuah bulan pada saturnus yang berputar berlawanan arah dengan rotasi-rotasi planet. Hal ini menunjukkan satelit tersebut bukan merupakan bagian dari planet tersebut.
2) Hipotesis Planettesima
Chamberlatin dan Moulton berhipotesis bahwa tata sur ya ini berasal dari kabut gas yang sangat besar yang berkondensasi, dengan asumsi pembentukan plaet-planet tidak harus harus berasal dari satu badan, melainkan juga dapat berasal dari bintang besar lainnya yang kebetulan melintas didekat bintang yang merupakan bagian dari tata surya kita. Bagian kabut gas bintang tersebut selanjutnya terpengaruh oleh gaya tarik matahari yang setelah mendingin terbentuk benda-benda kecil padat yang disebut planettesimal. Teorinya ini dapat menjawab kelemahan pada teori nebula.
3) Teori Tidal Atau Pasang Surut
Teori ini diungkapkan James dan Harold Jeffreys (1919). Teori ini berasumsi bahwa planet merupakan hasil percikan matahari yang disebut tidal. Tidal yang besar selanjutnya menjadi planet. Keluarnya tidal dari matahari ini diakibatkan adanya gaya tarik dari matahari lain yang bergerak melintas didekat matahari kita yang menarik sebagian materi dari matahari kita keluar. Teori ini masih diyakini oleh sebagian pengautnya sampai sekarang.
4) Teori Bintang Kembar
Teori ini berasumsi kalau matahari dulunya berasal dari dua buah bintang kembar yang salah satunya meledak akibat gaya tarik gravitasi dimana pecahan-pecahannya tetap berada disekitar bintang yang satunya. Bintang yang satu ini merupakan cikal bakal matahari dan pecahan-pecahan bintang lain merupakan bakal planet yang bergerak mengitari matahari.
5) Teori Creatio Continua
Fred Hyle, Bindi dan Gold beranggapan bahwa alam semesta ini sebelumnya tidak, setelah diciptakan, alam semesta ini ada dan akan tetap ada. Alam semesta ini akan mengalami proses pengembangan (memuai).
Selama proses penciptaan dan pengembangan akan partikel yang dilahirkan dan adapula yang lenyap. 90% materi alam semesta ini berupa hidrogen, selama itu kandungan hidrogen yang dimiliki akan berubah melahirkan helium dan zat–zat lainnya. Partikel–partikel tersebut selanjutnya bergabung membentuk embun–embun kabut spiral dengan bintang–bintang dan jasad–jasad alam semesta. Mengem bangnya alam semesta ini diakibatkan oleh jumlah partikel yang terbentuk jauh lebih besar dari pada partikel yang hilang.
Menurut mereka, proses pengembangan ini akan berlangsung selama 10 milyar tahun. Selama itu akan dihasilkan kabut–kabut baru pula.
6) Teori Kuiper.
G.P Kuiper (1950) berteori bahwa terbentuknya alam semesta ini berasal dari gas purba yang ada di ruang angkasa. Sebagian kabut gas yang tampak tipis memampatkan diri menjadi sebuah benda yang memadat karena adanya gaya tarik antar molekul gas.
Sifat gas yang selalu mengalami pergerakan menyebab kan benda yang terbentuk bergerak. Pergerakan benda yang memutar menyebabkan bentuk benda menjadi pipih dan memadat dibagian tengah, beberapa gumpalan kecil gas akan keluar dari putaran benda ke lingkungan sekitarnya. Gumpalan gas yang memadat ditengah inilah yang merupakan cikal bakal matahari dan gumpalan gas yang terlontar keluar, merupakan cikal bakal planet.
Gesekan antar gas yang semakin memadat mulai menyalakan api, pancaran panas api tersebut mengusir kabut–kabut gas yang menyelimuti benda cikal bakal planet menjadi tak terbungkus gas lagi. Bakal planet yang jaraknya jauh dari matahari kurang terpengaruh oleh hal itu, oleh sebab itu bakal planet akan kelihatan besar karena diliputi oleh kabut gas.

b. Pemodelan Tata Surya
Ada dua buah pemodelan mengenai tata surya kita, yang berkembang sejak dulu hingga kini seperti yang telah dikembangkan dimuka, yaitu : model geosentris dan model heliosentris.
1) Model Geosentris
Model yang beranggapan bahwa matahari, bintang, planet, dan bulan bergerak mengelilingi bumi ini telah diteri oleh orang lebih dari 2000 tahun yang lalu.
Model tata surya ini dikemukakan oleh Hipparcus (140 SM) seorang astronom Yunani kuno. Model ini dikembangkan lebih lanjut oleh Ptolemaeus (abad ke-2 M). Ptolomeus Seorang ilmuwan Yunani yang menyusun gambaran baku mengenai Alam semesta yang dipakai oleh para ahli astronomi hingga jaman Renaissance. Menurut Ptolomeus:
Matahari, Bulan, dan planet-planet beredar mengelilingi Bumi dengan suatu sistem yang rumit.
Teori ini akhirnya ditentang dan dibuktikan kesalahannya oleh Copernicus. Ptolomeus menulis ensiklopedi besar astronomi Yunani yang disebut Almagest.
2) Model Heliosentris
Model yang beranggapan matahari sebagai pusat peredaran planet dan benda-benda langit lainnya ini bermula dari pemikiran Aristrachus (310-230 SM) yang pada awalnya belum mendapat tempat dalam bidang astronomi.
Adanya revolusi ilmiah yang dilakukan Copernicus (1473-1543) dan disempurnakan Keppler (1571-1630). Kepler menentukan sifat orbit planet berdasarkan analisis data teleskop astronomi Brache mengemukakan tiga buah hukum yang yang menguatkan pemodelan tata surya ini.
Ketiga hukum tersebut dikenal dengan hukum Kepler (hukum I, II dan III).
Hukum I Kepler mengenai bentuk orbit tatasurya (1609), bentuk orbit tata surya adalah elips dan matahari berada pada salah satu titik fokusnya (pada sumbu panjangnya).
Hukum II Kepler mengenai luas sapuan orbit tatasurya (1609), luas bidang yang dilalui oleh garis penghubung antara planet dan matahari dalam interval waktu yang sama adalah sama. Hukum ini menyatakan bahwa kecepatan masing-masing orbital tidak sama.
Hukum III Kepler mengenai perbandingan jarak yang harmonik (1609), perbandingan pangkat tiga (kubik) jarak rata-rata planet terhadap matahari (d) dengan pangkat dua (kuadrat) periode revolusinya (T) terhadap matahari adalah sama untuk semua planet.

Tata-Surya yang Teratur Sempurna
Bila Anda pergi ke luar, sinar matahari menerpa wajah Anda tanpa mengganggu Anda, dan keadaan yang menguntungkan Anda ini disebabkan oleh adanya tatanan sempurna dalam tata surya. Matahari, yang memberikan kehangatan dan cahaya menyenangkan bagi kebaikan kita, sebenarnya hanyalah seperti sebuah lubang dalam yang terdiri atas awan gas berwarna merah. Matahari terbuat dari pusaran nyala api raksasa yang memancar sampai berjuta-juta kilometer jauhnya dari permukaan yang mendidih, serta topan raksasa yang naik ke permukaan dari dasarnya. Hal ini dapat berakibat mematikan bagi umat manusia. Tetapi, atmosfer (lapisan udara) dan medan magnet bumi menyaring semua sinar matahari yang membahayakan dan mematikan ini sebelum sempat sampai kepada kita. Keteraturan sempurna dalam tata surya inilah yang menjadikan bumi planet yang dapat dihuni.
Bila kita tinjau struktur tata surya, akan kita temukan keseimbangan yang sangat halus dan teliti. Yang menahan planet-planet dalam tata surya agar tidak terlepas dari tata surya dan terlempar ke dalam suhu dingin membeku di angkasa luar adalah keseimbangan antara gravitasi (gaya tarik) matahari dan gaya sentrifugal planet-planet. Matahari menarik semua planet dengan gaya tarik kuat yang ditebarkannya, sementara planet-planet secara terus-menerus mengimbangi tarikan ini dengan menggunakan gaya sentrifugal yang ditimbulkan oleh gerakan planet-planet tersebut pada jalur lintas atau orbitnya. Tetapi bila planet-planet ini berputar pada sumbunya (gerak rotasi) dengan kecepatan yang sedikit lebih rendah, planet akan ditarik oleh matahari dengan sangat kuat sehingga jatuh ke dalam raksasa matahari dan tertelan suatu ledakan hebat. Hal yang sebaliknya juga mungkin terjadi. Jika planet-planet berputar dengan kecepatan yang lebih tinggi, kali ini gravitasi matahari tidak akan cukup kuat untuk menahannya dan planet-planet akan terlempar ke ruang hampa di angkasa luar. Tetapi, sebuah keseimbangan yang sangat halus cermat telah ditetapkan, dan sistem ini dapat terus berlangsung karena mempertahankan keseimbangan ini.
Selain itu, juga penting untuk dicatat bahwa keseimbangan yang disebutkan di atas diciptakan secara tersendiri untuk setiap planet, karena jarak masing-masing planet dari matahari adalah berlainan. Di samping itu, massa setiap planet juga berbeda. Karena itulah, untuk setiap planet, kecepatan rotasi yang berbeda juga ditetapkan. Hal ini dimaksudkan, agar planet-planet tersebut dapat menghindari tabrakan dengan matahari maupun lontaran ke ruang angkasa.
Contoh ini hanya merupakan sebagian kecil bukti dari keseimbangan luar biasa di dalam tata surya. Siapa pun yang memiliki akal dapat memahami bahwa keseimbangan yang menempatkan planet-planet besar dan seluruh tata surya dalam keteraturan, dan yang memelihara keteraturan ini hari demi hari dan abad demi abad, tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Tampak jelas bahwa keteraturan ini telah diperhitungkan dengan sangat cermat. Allah, yang Mahakuasa, menunjukkan kepada kita, dengan berbagai kesempurnaan rinci yang telah Dia ciptakan di alam semesta, bahwa segala sesuatu berada di bawah kekuasaan-Nya. Para ahli astronomi seperti Kepler dan Galileo, ilmuwan yang bekerja untuk menyingkapkan keseimbangan yang luar biasa pekanya dalam tata surya, beberapa kali menyatakan bahwa sistem ini mengisyaratkan perancangan yang sangat jelas dan merupakan bukti kekuasaan Allah di seantero jagat raya. Allah menciptakan dan berkuasa atas segala sesuatu dengan pengetahuan-Nya yang tak terbatas; Dialah Yang Mahaperkasa.

Anggota Tata Surya
Tata Surya (bahasa Inggris: solar system) terdiri dari sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang mengelilinginya. Objek-objek tersebut termasuk sembilan buah planet dengan orbit berbentuk elips, meteor, asteroid, komet, dan satelit alami. Tata Surya dipercaya terbentuk semenjak 4.600 juta tahun yang lalu, merupakan hasil penggumpalan gas dan debu di angkasa yang membentuk matahari dan kemudian planet-planet yang mengelilinginya kecuali planet Pluto. Tata Surya terletak dalam galaksi Bima Sakti.
Tata Surya dikekalkan oleh pengaruh gaya gravitasi matahari dan sistem yang setara tata surya, yang mempunyai garis pusat setahun kecepatan cahaya, ditandai adanya taburan komet yang disebut awan Oort. Selain itu juga terdapat awan Oort berbentuk piring di bagian dalam tata surya yang dikenali sebagai awan Oort dalam. Disebabkan oleh orbit planet yang membujur, jarak dan kedudukan planet berbanding kedudukan matahari berubah mengikut kedudukan planet di orbit.
Marilah kita berkenalan dengan anggota tata surya kita satu persatu:
Merkurius
Merkurius merupakan sebuah planet yang keberadaanya paling dekat dengan matahari. Jaraknya dari matahari adalah sekitar 57 juta kilometer. Suhu di sana sangat panas sekitar 427C disiang hari dan 178C dimalam hari.
Merkurius adalah planet terkecil setelah Pluto. Ukurannya hanya 27% dari ukuran Bumi . Permukaan Merkurius benjol-benjol mirip dengan permukaan bulan. Benjolan-benjolan itu muncul sebagai akibat benturan dengan meteor.
Planet ini merupakan planet yang paling panas dan paling padat/pejal. Kenapa demikian?
Hal ini disebabkan oleh hampir 80% bahan penyusun merkurius adalah besi. Sangat susah sekali melihat merkurius di langit karena kedudukannya sangat dekat sekali dengan matahari. Merkurius hanya dapat nampak terlihat untuk saat-saat tertentu dan kedudukan tertentu, sperti yang terlihat pada gambar
Penampakan planet merkurius
Kala rotasi planet ini adalah 58,6 hari. Kala revolusinya 88 hari. Bandingkan dengan Bumi yang membutuhkan waktu satu tahun (365,25 hari).

Venus
Venus adalah planet tetangga terdekat. Ukurannya pun hampir sama dengan Bumi , berdiameter ± 12100 km (Bumi memiliki diameter ± 12755 km). Kala rotasinya adalah 243 hari, sedangkan kala revolusinya adalah 225 hari.
Venus terlihat sebagai bintang yang terang benderang, bentuknya hampir menyerupai Bumi . Planet ini dikenal dengan sebutan Bintang Fajar atau Binjang Senja. Jika langit cerah pada pagi atau senja, lihatlah ke arah matahari terbit (pada pagi hari) atau tenggelam (pada sore hari), kamu akan melihat sebuah benda langit seperti bintang bercahaya cukup terang, itulah planet Venus. Cahaya planet berasal dari cahaya matahari yang dipantulkannya.
Mengapa Venus terlihat lebih terang dibanding planet lainnya ?
Venus memiliki atmosfir berupa awan tebal berwarna putih. Atmosfir inilah yang memantulkan cahaya matahari sehingga terlihat berkilau oleh mata kita di Bumi .
Misi perjalanan Mariner 10 ke merkurius
Pada tahun 1974 satelit Mariner 10 menemukan bahwa atmosfer venus ternyata terbentuk dari carbon dioksida beracun dan tetesan asam sulfida.

Mars
Planet Mars dijuluki dengan sebutan planet Merah karena memang terlihat bercahaya merah dari Bumi . Planet Mars dikenal oleh astrolog sebagai Dewa Perang dan planet lambang agresivitas dan kekejaman
Kenapa mars terlihat merah?
Warna merah tersebut disebabkan oleh karena permukaan planet Mars diselimuti debu merah karat.
Mars sekarang ini merupakan planet yang terselimuti padang pasir dan bebatuan, serta bersuhu sangat dingin. Dibandingkan dengan Bumi , ukuran Mars hanya separuh dari ukuran Bumi . Kala rotasi Mars adalah 25 jam (bandingkan dengan Bumi yang 24 jam) dan kala revolusinya adalah 687 hari.Mars memiliki 2 satelit yaitu Phobos dan Deimos sedangkan Bumi cuma satu.
Jupiter
Jupiter adalah planet terbesar di tata surya kita. Jupiter berdiameter 11 kali diameter Bumi . Volumenya diperkirakan sebanding dengan 1310 kali volume Bumi . Beratnya hanya 2 ½ kali planet Bumi . Planet ini tidak padat, tetapi lembek seperti bubur. Permukaannya berupa gas helium dan hidrogen cair yang terbungkus awan yang bergolak.
Jupiter bukanlah planet yang asyik untuk dikunjungi, kenapa demikian? Pesawat ruang angkasa manapun manusia, akan segera hancur karena tekanan yang kuat. Ini pernah dialami pesawat ruang angkasa tak berawak, Galileo. Setelah di planet Jupiter selama delapan tahun, Galileo kehabisan bahan bakar dan ketika memasuki atmosfir Jupiter, Galileo hancur hanya dalam waktu 59 menit.
Jupiter berotasi sangat cepat yaitu 10 jam (rotasi tercepat di tata surya). Kecepatan rotasinya adalah 35400 km/jam (sedangkan Bumi 1610 km/jam, kecepatan mobil F1 dan motor GP ± 320 km/jam). Namun kala revolusinya cukup lama yaitu 12 tahun. Jupiter memiliki 16 buah satelit.
Kita dapat melihat planet Jupiter dengan mata telanjang pada arah Timur – Tenggara setelah matahari terbenam di bulan April.

Saturnus
Saturnus merupakan planet ke-enam atau planet terbesar kedua setelah Jupiter dala tata surya. Saturnus dikenal sebagai planet kematian dan kehancuran. Planet ini memiliki cincin yang mengitarinya. Cincin tersebut berupa potongan jutaan es. Keberadaan cincin yang mengelilinginya menjadikan Saturnus sebagai planet yang terindah dan termegah dibandingkan planet lainnya.
Cincin Saturnus merupakan daya penarik bagi para pengamat. Cincin tersebut dikelompokkan menjadi tujuh lapis, namun pengamat dari Bumi hanya dapat mengenali tiga lapisan cincin yang mengelilingi Saturnus. Cincin Saturnus sangat lebar, lebarnya sekitar 14.600 km dan 25.500 km jauh lebih besar dibanding diameter Bumi (12.756 km), apalagi kalau dibandingkan dengan panjang lapangan sepakbola yang hanya 110 m (1 km = 1000m), berapa kalinya panjang lapangan sepak bola?.
Saturnus didominasi oleh gas (hidrogen, helium, metana, dan amonia). Saturnus berdiameter 9 kali diameter Bumi . Kala rotasinya 10 jam 14 menit (tercepat kedua setelah Jupiter) sedangkan kala revolusinya 29,5 tahun.Tahukah kamu kalau Saturnus ini memiliki jumlah satelit paling banyak yaitu 19 buah. Satelit terbesarnya adalah Titan.
Massa jenis Saturnus (0,7), lebih kecil dibandingkan air, sehingga jika Saturnus diletakkan di tempayan air raksasa, maka Planet ini akan terapung. Saturnus adalah planet terjauh yang bisa dilihat mata telanjang dari Bumi . Tanpa bantuan teleskop, planet ini mirip sebuah titik di langit. Bedanya dengan bintang, ia tidak berkelip.
Uranus
Uranus merupakan planet yang terdiri dari gas, bukan tanah seperti di Bumi . Suhu udara disana sangat dingin dan membeku, shu di permukaannya berkisar antara -233C sampai -213C. Gas utama penyusun Uranus adalah Hidrogen, kemudian diikuti methana dan Helium.
Uranus ternyata memiliki cincin, seperti saturnus, tetapi tipis dan sampai sekarang telah ditemukan 9 lapis cincin Uranus. Kala revolusi Uranus adalah 84 tahun dan kala rotasinya 15 ½ jam.
Arah rotasi Uranus berlawanan dengan arah rotasi Bumi . Uniknya, Uranus berotasi pada sisinya seperti sebuah gasing yang rebah. Akibatnya satu sisi planet terus-menerus mengalami siang selama 42 tahun, sedangkan sisi lainnya terus-menerus mengalami malam selama 42 tahun. Uranus memiliki ± 15 satelit, dua yang terbesar adalah Oberon dan Titania dan terkecil adalah Miranda.
Neptunus
Neptunus adalah adalah planet gas. Diameter Neptunus adalah 49.500 km. Volume Neptunus bisa menampung 60 kali volume Bumi . Kala rotasinya adalah 18 jam sedangkan kala revolusinya 165 tahun, wah lama sekali yah! Untuk sekali revolusi cukupkah umur kita untuk menantinya?.
Neptunus memiliki 8 satelit, yang terbesar adalah Triton. Pesawat angkasa Voyager 2 berhasil mendekati Neptunus dan memastikan bahwa Neptunus memiliki paling tidak 3 lapis cincin.
Pluto
Pluto dari air dan es.Berpuluh-puluh tahun sejak penemuannya, Pluto dianggap sebagai planet kesembilan di tata surya, melengkapi delapan planet yang telah ditemukan sebelumnya.
Namun dibalik itu, spekulasi akan keberadaan anggota kesepuluh mulai berkembang. Setelah simpang-siur kisah seputar Planet X tersebut beredar, barulah pada tahun 1992 para astronom mulai menyadari bahwa selepas orbit Neptunus terdapat sebuah daerah orbit dimana terdapat ± 70.000 objek kecil beku yang berbalut es yang bergerak lambat mengorbit matahari. Objek-objek kecil tersebut kemudian dinamai Sabuk Kuiper (Kuiper Belt) atau Kuiper Belt Object, namun lebih dikenal dengan sebutan Trans Neptunian Object.
Penemuan Kuiper Belt akhirnya malahan membuat status Pluto sebagai sebuah planet mulai diragukan. Ini adalah kenyataan yang ironis mengingat, pencarian planet kesepuluh dari sistem tata surya kita malahan membuat daftar yang sudah ada terancam berkurang satu. Status Pluto kemudian menjadi ajang perdebatan diantara para astronom, apakah tetap digolongkan sebagai planet ataukah objek Kuiper Belt.

PESAN MORAL TAUHID DALAM NOVEL SANG PEMIMPI ( Buku Kedua Tetralogi Laskar Pelangi )

"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sehingga kaum itulah yang merubahnya sendiri" (Q.S Ar ro`du: 11)
"Sesungguhnya Aku (Allah) sesuai menurut persangkaan hamba-Ku kepada-Ku" (Hadits Qudsi)
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah al-Malikul Mulk. Salawat salam semoga tercurah atas Nabi Muhamad al-amin dan segenap keluarganya dan sahabatnya.
Persoalan takdir menjadi begitu kompleks jika dikaitkan dengan sifat manusia yang cenderung bebas dan merdeka. Tapi kemerdekaan seperti apakah yang seharusnya dipahami, sehingga kita tidak terperangkap terhadap suatu pemahaman yang bertentangan baik dengan nash-nash agama maupun akal. Karena tidak mungkin agama bertentangan dengan akal.
"Agama adalah milik orang yang berakal" (Hadits)
Oleh karena itu dalam pembuatan makalah ini kami mengangkat sebuah tema tentang takdir itu sendiri, yaitu dengan judul PESAN MORAL TAUHID DALAM NOVEL SANG PEMIMPI BUKU KEDUA TETRALOGI LASKAR PELANGI. Dengan segenap permohonan dari Allah al-Muqtadir al-Jabbar agar ditunjukan kedalam perkara yang haq dan diberi kekuatan untuk mengikutinya serta ditunjukan pula perkara yang bathil dan diberi kekuatan untuk menjauhinya sejauh mungkin.
Koreksi dan masukan selalu kami tunggu. Akhirnya seperti kata Arai
"Jangan takut,Tonto….," ia menguatkan aku dengan gaya Lone Ranger.
BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang Masalah
Masalah tentang takdir tak ada habisnya diperbincangkan dan diperdebatkan manusia karena berhubungan sangat erat terhadap kehidupannya bahkan sampai masalah yang sangat kecil seperti menarik nafas, siapakah yang mengerjakannya, Tuhan atau manusia? Ada tiga pendapat mengenai hal itu yaitu Qadariyyah (freewill) yang berpendapat manusialah yang mengerjakannya, Jabbariyyah (determinant) adalah lawannya, bahwa Tuhanlah yang mutlak melakukannya dan manusia hanya seperti wayang dan Tuhanlah dalangnya. Masing-masing berpendapat bahwa pendapatnyalah yang paling benar dengan membawa dalil-dalil naql maupun aql. Golongan Qadariyyah dan Jabbariyah lebih tepat kalau dikatakan sebagai suatu penyelewengan pikiran dan cara berpikir, karena keserasian pemikiran di antara bagian-bagian paham dan ajaran-ajaranya tidak terdapat, sehingga kedua aliran tersebut tidak pernah hidup sebagai aliran yang mempunyai pengikut-pengikut yang setia kepada pokok-pokok ajaranya. Oleh karena itu kedua aliran tersebut tidak dapat tahan hidup seperti aliran-aliran Teologi Islam yang lain, bahkan sebenarnya uamunya tidak lebih daripada umur Jahm bin Safwan atau Ma`bah dan Ghailan itu sendiri.1
Dan aliran yang ketiga adalah aliran yang berdiri diantara keduanya (tawasut). Mengakui bahwa Tuhanlah yang menciptakan dan manusia yang berbuat. Aliran inipun didukung oleh sebagian besar umat Islam dan merupakan satu-satunya yang mampu memberi jawaban yang memuaskan. Aliran ini didirikan oleh As`ari dan Mathuridi yang disebut Ahlsunnah wal Jama`ah. Para kaum sufi pun sebagian besar mengikuti aliran ini dan berpendapat bahwa dengan memahami manusia sebagai wakil al-Muqtadir (salah satu Asmaul Husna) maka kelirulah anggapan orang yang mengatakan bahwa sesungguhnya manusia mutlak tidak memiliki hak untuk memilih apapun bagi hidupnya. Semua tergantung pada ketentuan Allah. Itu pandangan Jabbariyah yang mengingkari keberadaan manusia sebagai wakil Allah di muka bumi (khalifah fil ardi). Sebaliknya, keliru pula anggapan orang yang mengatakan bahwa sesungguhnya pilihan mutlak ada pada tangan manusia. Allah tidak ikut serta menentukan pilihan manusia. Itu pandangan Qadariyyah yang mengingkari kekuasaan al-Muqtadir dalam menentukan kehidupan wakil-Nya.2
Ketiga ajaran tersebut akan sangat sulit dipahami karena hanya berupa teori, dan salah satu cara untuk memahaminya adalah dengan membumikannya dalam kehidupan, dan cara yang paling mudah dilihat adalah melalui teks-teks sastra, karena sastra adalah gambaran utuh manusia dan kebudayaanya. Dipilih novel Sang Pemimpi karena:
1.Menggunakan bahasa Indonesia yang baku sehingga lebih mudah dipahami isinya.
2.Tidak terlalu tebal, hanya 272 halaman sehingga makna dan alur cerita dapat diringkas dengan mudah.
3.Termasuk dalam tetralogi Laskar Pelangi, novel yang best seller di Indonesia dan sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa, sehingga diharapkan lebih menarik.
4.Termasuk jenis karya sasta yang ditulis berdasarkan kenyataan sehingga walaupun non fiksi tetap dapat memberi batasan pada khayalan penulis.

B.Tujuan Penulisan
1.Untuk memahami konsep takdir dalam tauhid Islam.
2.Untuk mengetahui aplikasi konsep takdir dalam kehidupan.

















BAB II
PESAN MORAL TAUHID DALAM NOVEL SANG PEMIMPI

A.Andrea Hirata dan Novel Sang Pemimpi
Andrea Hirata Seman Said Harun (lahir 24 Oktober) adalah seorang penulis Indonesia yang berasal dari pulau Belitong, propinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah novel Laskar Pelangi yang merupakan buku pertama dari tetralogi novelnya, yaitu :
1.Laskar Pelangi
2.Sang Pemimpi
3.Edensor
4.Maryamah Karpov
Laskar Pelangi termasuk novel yang ada di jajaran best seller untuk tahun 2006 dan 2007. Meskipun studi mayor yang diambil Andrea adalah ekonomi, ia amat menggemari sains-fisika, kimia, biologi, astronomi dan tentu saja sastra. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang backpaker dan akademisi. Mimpinya yang lain adalah untuk tinggal di Kye Gompa, desa tertinggi di dunia, di Himalaya. Andrea berpendidikan ekonomi di Universitas Indonesia, mendapatkan beasiswa Uni Eropa untuk studi master of science di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cumlaude. Tesis itu telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi Ilmiah. Saat ini Andrea tinggal di Bandung dan bekerja di kantor pusat PT.TELKOM.
Dalam Sang Pemimpi, Andrea bercerita tentang kehidupan ketika masa-masa SMA. Tiga tokoh utamanya adalah Ikal, Arai dan Jimbron. Ikal, alter egonya Andrea Hirata. Arai, saudara jauh yang yatim piatu dan akhirnya menjadi saudara angkat dan Jimbron, seorang yatim piatu yang terobsesi dengan kuda dan gagap bila sedang antusias terhadap sesuatu atau ketika gugup. Ketiganya larut dalam kisah persahabatan yang terjalin dari kecil sampai mereka bersekolah di SMA Negeri Bukan Main, SMA pertama yang berdiri di Belitung bagian timur. Bersekolah di pagi hari dan bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada dini hari. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar, sebuah cita-cita yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka hanyalah sebuah mimpi kosong belaka.
Adapun tokoh-tpkoh dalam novel ini adalah:
1.Ikal,adalah pemeran pertama yang dilihat dari sudut pandang oarang pertama sehingga kata "aku" dalam novel ini kembali pada tokoh ini.
2.Arai, adalah tokoh sentral dalam buku ini. Menjadi saudara angkat Ikal ketika kelas 3 SD saat ayahnya (satu-satunya anggota keluarga yang tersisa) meninggal dunia. Seseorang yang mampu melihat keindahan di balik sesuatu, sangat optimis dan selalu melihat suatu peristiwa dari kaca mata yang positif. Arai adalah sosok yang begitu spontan dan jenaka, seolah tak ada sesuatupun di dunia ini yang akan membuatnya sedih dan patah semangat.
3.Jimbron,anak yatim piatu yang diasuh oleh seorang pastur Katolik bernama Geovanny. Laki-laki berwajah bayi dan bertubuh subur ini sangat polos. Segala hal tentang kuda adalah obsesinya, dan gagapnya berhubungan dengan sebuah peristiwa tragis yang memilukan yang dia alami ketika masih SD. Jimbron adalah penyeimbang di antara Arai dan Ikal, kepolosan dan ketulusannya adalah sumber simpati dan kasih sayang dalam diri keduanya untuk menjaga dan melindunginya.
Tokoh-tokoh lain sebagai peran figuran:
1.Pendeta Geovanny, ia adalah seorang Katolik yang mengasuh Jimbron selepas kepergian kedua orangtua Jimbron. Meskipun berbeda agama dengan Jimbron, beliau tidak memaksakan Jimbron untuk turut menjadi umat Katolik. Bahkan beliau tidak pernah terlambat mengantar Jimbron pergi ke masjid untuk mengaji.
2.Pak Mustar adalah salah satu pendiri SMA Bukan Main. Ia adalah wakil kepala sekolah SMA Bukan Main, seorang yang baik dan cukup sabar namun berubah menjadi tangan besi ketika anaknya sendiri justru tidak diterima masuk ke SMA tersebut karena NEMnya kurang 0,25 dari batas minimal. Terkenal dengan aturan-aturannya yang disiplin dan hukuman yang sangat berat. Namun sebenarnya beliau adalah pribadi yang sangat baik dan patut dicontoh.
3.Pak Ichsan Balia, Kepala Sekolah SMA Negeri Bukan Main. Laki-laki muda, tampan, lulusan IKIP Bandung yang masih memegang teguh idealisme.
4.Nurmala; "Zakiah Nurmala binti Berahim Mantarum",gadis pujaan Arai sejak pertama kali Arai melihatnya. Nurmala adalah gadis yang cantik, kembang di kelasnya, pandai, selalu menyandang ranking 1. Ia juga penggemar Ray Charles dengan lagunya "I Can't Stop Loving You" dan Nat King Cole dengan lagunya "When I Fall in Love".
5.Laksmi; gadis pujaan Jimbron. Telah kehilangan kedua orangtuanya dan tinggal serta bekerja di sebuah pabrik cincau. Semenjak kepergian orangtuanya, ia tidak pernah lagi tersenyum, walaupun senyumnya amat manis. Ia baru dapat tersenyum ketika Jimbron datang mengendarai sebuah kuda.
6.Capo Lam Nyet Pho, seorang yang memungkinkan berbagai hal sebagai objek untuk bisnisnya. Bahkan ketika PN Timah terancam kolaps, ia melakukan ide untuk membuka peternakan kuda meskipun kuda adalah hewan yang asing bagi komunitas Melayu.
7.Taikong Hamim, guru mengaji di masjid di kampung Gantung. Dikenal sebagai sosok nonkonfromis dan sering memberlakukan hukuman fisik kepada anak-anak yang melakukan kesalahan.
8.Bang Zaitun, seniman musik pemimpin sebuah kelompaok Orkes Melayu. Dikenal sebagai orang yang pernah mempunyai banyak pacar dan hampir memiliki 5 istri. Sebenarnya kunci keberhasilannya dalam percintaan adalah sebuah gitar. Ia pun mengajarkan hal tersebut pada Arai yang sedang mabuk cinta dengan Nurmala.
9.A Kiun, gadis hokian penjaga loket bioskop.
10.Nurmi berbakat memainkan biola, mewarisi biola dan bakat dari kakeknya yang ketua kelompok gambus di Gantung. Nurmi adalah tetangga Arai dan Ikal, seumuran, dan dia adalah gadis yang sangat mencintai biola.
11.Pak Cik Basman, seorang tukang sobek karcis di sebuah bioskop di Belitong.
12.A Siong, pemilik toko kelontong tempat Ikal dan Arai berselisih tentang penggunaaan uang tabungan.
13.Deborah Wong, istri A Siong dan ibu dari Mei-Mei. Perempuan asal Hongkong yang tambun dan berkulit putih.
14.Mei Mei, gadis kecil anak Deborah Wong.
15.Seman Said Harun, ayah Ikal, yang sangat pendiam, bekerja sebagai pendulang timah dan akan memakai baju safari empat saku jika akan mengambil rapotnya Ikal dan Arai.
16.A Ling, walau hanya sekali disebut dalam novel ini ia adalah wanita hokian yang sangat dicintai Ikal, anak pemilik Toko Sinar Harapan dan meninggalkan Ikal untuk merantau ketika Ikal kelas tiga SMP.
17.Mualim kapal BINTANG LAUT SELATAN, tidak ditulis siapa nama aslinya, ia mantan preman yang tobat, ia pula yang memberi tumpangan Ikal dan Arai ke pulau Jawa dan menunjukkan agar menuju kota Ciputat.
18.Profesor, juga tak ditulis namanya, tapi di novel Edensor ia adalah mantan menteri. Ia adalah orang yang mewawancarai Ikal mendapatkan beasiswa Uni Eropa, ia begitu antusias dengan seluruh hipotesis Ikal.
19.ffdgggsSang Pemimpi adalah sebuah kisah kehidupan yang mempesona yang akan membuat pembacanya pesrcaya akan tenaga cinta, percaya pada kekuatan mimpi dan pengorbanan, lebih dari itu, juga percaya kepada Tuhan. Melaui novel ini andrea hiarata ingin berkata bahwa apapun keadaan kita, kita pasti mampu mengubahnya karena kita punya tuhan. Jauh di pedala man pulau Belitong, tiga orang anak di sebuah kampung Melayu bermimpi untuk melanjutkan sekolah mereka hingga ke Perancis, menjelahi Eropa, bahkan sampai ke Afrika.! Ikal, Arai, dan Jimbron, merekalah si pemimpi itu, walau bagai punguk merindukan bulan, mereka tak peduli, mereka memiliki tekad baja untuk mewujudkan mimpi mereka, hidup di daerah terpencil, kepahitan hidup, kemiskinan, bukanlah pantangan bagi mereka untuk bermimpi. Mereka tak menyerah pada nasib dan keadaan mereka, bagi mereka mimpi adalah energi bagi kehidupan mereka masa kini untuk melangkah menuju masa depan yang mereka cita-citakan Ini adalah pandangan yang terbaik dari pemahaman tentang konsep takdir. Andrea mampu bersikap moderat(tawasut) dalam menlis ide-idenya. Ia tidak terjebak pada pemahaman jabbariyah(determinant) maupun qadariyyah(freewill). Andrea tidak menghilangkan peran tuhan ketika ia menulis "kita lakukan yang terbaik disini!! Dan kita akan berkelana menjelajahi Eropa sampai Afrika!! Kita akan sekolah ke Prancis!! Apapun yang terjadi!"3(154) Karena iapun menulis "mungkin setelah tamat SMA kita hanya akan mendulang timah atau menjadi kuli, tapi disini Kal,di sekolah ini, kita tak akan pernah mendahului nasib kita!!"(153)Perkataan"mendahului nasib kita" mengindikasikan bahwa arai percaya bahwa tuhanlah yang berkehendak, tetapi perkataan"apapun yang terjadi" menjadi jawaban bahwa ialah juga yang menentukan.
20.Jika dilihat dari ajaran as`ari hal ini sesuai dengan pengertian kasb, yang memiliki makna kebersamaan kekuasaan manusia dengan perbuatan tuhan. Kasb juga memiliki makna keaktifan dan bahwa manusia bertanggungjawab atas perbuatanya.4
karena manusia diberi kebebasan untuk memilih dalam berbuat, maka-menurut Maturidiyah-perbuatan itu tetap diciptakan oleh tuhan. Sehingga perbuatan manusia sebagai perbuatan bersama antara manusia dan Tuhan. Allah yang mencipta dan manusia meng-kasab-nya. Dengan begitu manusia yang dikehendaki adalah manusia yang selalu kreatif, tatapi kreativitas itu tidak menjadikan makhluk sombong karena merasa mampu menciptakan dan mewujudkan. Tetapi manusia yang kreatifdan pandai bersukur. Karena kemampuanya melakukan sesuatu tetap dalam ciptaan Allah (ibid).
Dan dengan pemahaman yang serupa menjadikan para tokoh yaitu Ikal, Arai dan Jimbron memiliki rasa kesetiakawanan yang tinggi, mereka bahu membahu mewujudkan mimpi mereka, saat itu PN Timah Belitong sedang dalam keadaan terancam kolaps, gelombang PHK besar-besaran membuat banyak anak-anak tidak bisa meneruskan sekolah mereka karena orang tuanya tak sanggup membiayai. Mereka yang masih ingin bersekolah harus bekerja. Demikian juga dengan ketiga pemimpi, begitu tamat SMP mereka ingin tetap melanjutkan sekolah mereka, karena di kampung mereka tak ada SMA, mereka harus merantau ke Magai, 30 kilometer jaraknya dari kampung mereka. Untuk itu mereka tinggal bersama-sama dalam sebuah los kontrakan, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya mereka bekerja mulai dari penyelam di padang golf, office boy di sebuah kantor pemerintah hingga akhirnya bekerja sebagai kuli ngambat, yang bertugas menunggu perahu nelayan tambat dan memikul tangkapan para nelayan itu ke pasar ikan. Menurut hirarki pekerjaan di Magai, kuli tambat adalah pekerjaan yang paling kasar yang hanya akan digeluti oleh mereka yang tekad ingin sekolahnya sekeras tembaga atau mereka yang benar-benar putus asa karena tidak memiliki pekerjaan lain. Hal ini membuktikan bahwa ketiga pemimpi ini memiliki hati yang sekeras tembaga untuk bisa bersekolah untuk mewujudkan mimpi mereka.

Begitupun Andrea tetap menuliskan tentang kelemahan-kelemahan paham Jimbron tentang fatalis(jabbariyyah) dalam paragraf yang cukup panjang yaitu
Pertama ia menjelaskan dengan gaya bahasanya
Jika kita ditimpa buah nangka, itu artinya memang nasib kita harus ditimpa buah nangka. Tak dapat, sedikitpun, dielakan. Dulu, jauh sebelum kita lahir, tuhan telah mencatat dalam buku-Nya bahwa kita memang akan ditimpa buah nangka matang sebab tangkainya sudah rapuh adalah perkala lain. Tak apa-apa kita duduk santai di bawah buah nangka semacam itu karena toh tuhan telah mencatat dalam buku-Nya apakah kita akan ditimpa buah nangka atau tidak.5
Memang Jahm bin Safwan (tokoh jabbariyah) mengatakan bahwa perbuatan-perbuatan manusia bukan dia yang mengerjakan tetapi Allah sendiri.6 Dan ketidak setujuan andrea dapat dilihat dengan tulisan selanjutnya
Nah, kawan, dengan mentalis seperti itulah Jimbron memersepsikan dirinya. Barangkali ada benarnya di satu sisi, tapi tak dapat dimungkiri pandangan itu mengandung kenaifan yang mahabesar. Bagaimana mungkin seorang manusia memiliki akal seperti itu? Besar dugaanku karena kemampuan mengantisipasi suatu akibat memang memerlukan kapasitas daya pikir tertentu. Diperlukan intelegensia yang tinggi untuk memahami bahwa buah nangka matang yang menggelembung sebesar tong, dengan tangkainya yang rapuh, dapat sewaktu-waktu jatuh berdebam hanya karena dihinggapi kupu-kupu.7
Tetapi ia menampik pendapat yang mengatakan bahwa jika orang yang memiliki mentalitas seperti Jimbrom atau jabbariyah adalah orang-orang yang pemalas. Kita dapat mengetahui pendapat andrea tentang hal ini pada bab yang berjudu Aku Hanya Ingin Membuatnya Tersenyum dan Pangeran Mustika Raja Brana yaitu keinginannya membuat Laksmi tersenyum, ia yang memiliki mental seperti itu memiliki kekuatan seperti yang diceritakan andrea
Setiap minggu pagi Jimbron menghambur ke pabrik cincau. Dengan senang hati, ia menjadi relawan pembantu Laksmi. Tanpa diminta ia mencuci kaleng-kaleng mentega palmboom wadah cincau itu jika isinya telah kosong dan ikjt menjemur daun-daun cincau. Seperti biasa, Laksmi diam saja, dingin tanpa ekspresi. Di antara kaleng-kaleng Palmboom mereka berdua tampak lucu. Jimbron yang gemuk gempal, sumringah, dan repot sekali, hanya setinggi bahu laksmi yang kurus jangkung, berwajah lembut, dan tak peduli. Jimbron ingin sekali, bagaimanapun caranya, meringankan beban Laksmi meskipun hanya sekadar mencuci baskom8. Dengan tujuan
"aku hanya ingin membuatnya tersenyum…,"katanya berat9
dan berkat usahanya (Jimbron,orang yang berpaham fatalisme) apa yang menjadi impian pun tecapai laksmi terkesima lalu samar-samar ia tersenyum. Ia memandangi Jimbron dan semakin lama senyumnya semakin lebar10 seakan-akan andrea ingin mengatakan bahwa malas tuidaknya seseorang bukan disebabkan dari pahan jabbariyah melainkan dari ketakmauan orang tersebut berusaha. Hal yang menarik dari novel ini adalah andrea menyuguhkan sesuatu yang berbeda. Ia mampu memandang sesuatu dari sudut yang jarang atau bahkan tak pernah terpikirkan orang lain. Jika para ahli mengatakan bahwa dengan paham mu`taazilah yang cenderung qaddariyah orang akan akan memiliki semangat untuk bekerja. Atapi nseperti Jabariyah yang dilihat terbalik, qasdariyahpun memiliki nasib yang sama ditangan andrea, yaitu sikap pesimis. Aku dipaksa belajar bertanggungjawab pada diriku sendiri. Satu lapisan tipis seolah tersingkap di mataku membuka tabir filosofis yang pasti menjadi oarng dewasa yaitu: hidup menjadi semakin tak mudah. Aku sendiri, Jimbron, dan Arai yang kusaksikan membersihkan meja di restoran, menjadi kernet, dan pedagang kweni tak lain adalah manifestasi dari sikapku yang telah bisa realistis; karena usiaku telah meginjak delapan belas. Kini aku sadar setelah menamatkan SMA nasibku akan sama dengan nasib kedua sahabatku waktu SMP: Lintang dan Mahar.11
Dari perkataan Andrea di atas dapat di tarik suatu kesimpulan bahwa ia yang sudah bisa berfikir realistis, bahkan dalam persoalan nasib dan takdir ia realistiskan karena bergerak, kaya, bahagia yang menciptakan adalah dia sendiri, tuhan tak ikut campur. Perbuatan-perbuatan bebas, dimana manusia bisa melakukan pilihab antara mengerjakan dan tidak mengerjakan. Perbuatan semacam ini lebih pantas dikatakan diciptakan(khalq) manusia daripada dikatakan diciptakan Tuhan, karena adanya alasan-alasan akal fikiran dan syara’.12 Pemahaman Qadariyah yang dianut Mu`tazilah tersebut memang akan menumbuhkan sebuah kekuatan dan semangat pada manusia untuk berbuat sebaik mungkin, tapi perlu disadari bahwa manusia akan menangkap pesan moral ini jika manusia dalam keadaan mampu dan bebas merdeka untuk berbuat. Berbeda dengan manusia yang keadaannya sama seperti si Ikal yang miskin, para budak, tawanan perang dan orang-orang yang kemerdekaannya direnggut oleh manusia lain maka pemahaman seperti ini justru akan jauh lebih membahayakan. Keputusasaan akan terdengar begitu menyakitkan karena yang menciptakan perbuatan adalah dirinya sendiri, yang menentukan nasib adalah dia sendiri sedang Tuhan tak dapat berbuat apapun karena tak berhak menciptakan. Hal inipun digambarkan oleh Andrea "Meskipun kaupenuhi celengan sebesar kuda sungguhan, sahabatku Jimbron, tak `kan pernah uang-uang receh itu mampu membiayaimu sekolah ke Prancis…, demikianlah kata hatiku.13 Dan dilanjutkan dengan kata-katanya yang sangat jelas bahwa ia sangat tidak setuju dengan pandangan itu. Dan dengarlah itu, Kawan. Siratan kalimat sinis dari orang yang pesimis. Ia adalah hantu yang beracun. Sikap itu mengekstrapolasi sebuah kuva yang turun ke bawah dan akan terus turun ke bawah dan telah membuatku menjadai pribadi yang gelap dan picik. Seyogyanya sikap buruk yang berbuah keburukan: pesimistis menimbulkan sinis, lalu iri, lalu dengki, lalu mungkin fitnah. Dan dengarlah ini, kawan, akibat nyata sikap buruk itu. "Tujuh puluh lima!! Sekali lagi 75!! Itulah nomor kursi ayahmu sekarang…"14 pemahaman yang ingin disampaikan andrea tentang nasib yang ditulis Tuhan dan mimpi manusia adalah seperti perkataan Ikal kemudian setelah menyadari kekeliruannya. Karena kami adalah para pemimpi. Seandainya tidak dipakai untuk sekolahpun, tabungan itu, yang dikumpulkan selama tiga tahun dari bekerja sejak pukul dua pagi setiap hari memikul ikan, tak `kan cukup untuk membuat kami hidup lebih dari setahun. Dan dari tempat kami berdiri, di Pulau Belitong yang terpencil dan hanya berdiameter seratus lima puluh kilometer ini, cita-cita kami sekolah ke Prancis, menjelajahi Eropa sampai ke Afrika adalah potongan-potongan mozaik yang tak dapat dihubungkan dengan logika apa pun, bahkan dengan pikiran yang paling gila sekalipun. Namun, sekarang aku memiliki filosofi baru bahwa berbuat yang terbaik pada titik dimana aku berdiri, itulah sesungguhnya sikap yang realistis. Maka sekarang aku adalah orang yang paling optimis.15 Mimpi-mimpi yang diperjuangkan Ikal dan Arai adalah bentuk usaha manusia untuk meng-kasab. Sedangkan mereka berdua dapat sekolah ke Prancis atau tidak adalah urusan Tuhan. Hal ini sangat jelas ditulis Andrea dalam menutup novelnya. Aku mengambil surat kelulusan Arai dan membaca kalimat demi kalimat dalam surat keputusan yang dipegangnya dan jiwaku seakan terbang. Hari ini seluruh ilmu manusia menjadi setitik air di atas samudra pengetahuan Allah. Hari ini Nabi Musa membelah Laut Merah dengan tongkatnya, dan miliaran bintang-gemintang yang berputar dengan eksentrik yang bersilangan, membentuk lingkaran episiklus yang mengelilingi miliaran siklus yamg lebih besar, berlapis-lapis tak terhingga diluar jangkauan akal manusia. Semuanya tertata rapi dalam protokol jagat raya yang diatur tangan Allah. Sedikit saja satu dari miliaran episilikus itu keluar dari orbitnya, maka dalam hitungan detik semesta alam akan meledak menjadi remah-remah. Hanya itu kalimat yang dapat menggambarkan bagaimana sempurnanya Tuhan telah mengatur potongan-potongan mozaik hiduopku dan Arai, demikian indahnya Tuhan bertahun-tahun telah memeluk mimipi-mimpi kami, telah menyimak harapan-harapan sepi dalam hati kami, karena di kertas itu tertulis nama universitas yang menerimanya, sama dengan universitas yang menerimaku, di sana dengan jelas tertulis: Universite` de Paris Sorbonne,Prancis.16





BAB III
PENUTUP
A. Simpulan
1. konsep takdir dalam teologi islam dikenal ada tiga golongan
a. Qadiriyah
Berpaham bahwa perbuatan manusia diciptakan oleh manusia bukan oleh Tuhan. Sehingga manusialah yang menentukan dan bertanggungjawab atas semua perbuatannya. Paham ini di anut oleh golongan Mu`tazilah.
b. Jabbariyah
Berpaham bahwa perbuatan manusia diciptakan mutlak oleh tuhan dan manusia tidak berhak untuk menentukan perbuatannya tetapi manusia bertanggungjawab atas perbuatannya tersebut. Paham ini dianut oleh golongan Jahmiyyah dan khawarij.
c. Asy`ariyah dan Mathuridiyah
Berpaham adanya konsep kasb yaitu perpaduan peran Tuhan dan manusia. Tuhanlah yang menciptakan dan manusia yang mengerjakan (meng-kasab). Paham ini dianut oleh golongan Ahlussunnah wal Jama`ah (sunni) dan sebagian syi`ah.
3.Dalam memahami konsep takdir manusia ditentukan oleh kemampuannya dalam berfikir (intelegensi), pendidikan, latar belakang dan lingkungan

DAFTAR PUSTAKA
Hanafi, Ahmad.2003. Pengantar Teologi Islam. Jakarta: PT. Pustaka Al Husna.
------------------------. Theology Islam (Ilmu Kalam). Jakarta: Bulan Bintang.
Hirata, Andrea.2008. Sang Pemimpi. Yogyakarta: PT. Bentang Pustaka.
Sunyoto, Agus.2004. Sang Pembaharu Perjuangan dan Ajaran Syaikh Siti Jenar. Yogyakarta: LkiS Pelangi Aksara.
Tim PWNU. 2007. Aswaja An-Nahdliyah. Surabaya: Khalista.